SEJARAH DESA

Aula Desa Kertayasa

Sejarah Desa Kertayasa

Pada tanggal 29 Oktober 1977 sesuai dengan kebutuhan Opration Room Desa, dimulailah penyusunan sejarah Desa Kertayasa yang turun temurun melalui mulut ke mulut dan bisa dipertanggungjawabkan, yaitu berdasarkan keterangan-keterangan dari orang-orang tua ( Kolot Baheula ) yang dipandang mengetahui tentang awal mula berdirinya Desa Kertayasa ini.

KERTAYASA berasal dari kata KERTA – YASA (JASA) yang berati bersatunya Desa Karangpaci dan Desa Cibuluh oleh Bapak Wedana Kertawijaya pada tahun 1931.

Orang-orang yang dianggap mampu untuk memberikan keterangan yang lengkap dan positif adalah :
1. Bapak Sahromi dari Dusun Bantarkawung
2. Bapak Karnasih dari Dusun Bantarkawung
3. Bapak Juned dari dusun Karangpaci
4. Bapak Sukatma dari Dusun Bugel
5. Bapak Hadsim dari Dusun Cibuluh
6. Bapak Urti dari Dusun Margaluyu

DESA KERTAYASA dengan batas-batas wilayah kekuasaanya:
1. Di sebelah timur : Desa Cijulang
2. Di sebelah barat : Desa Cibanten
3. Di sebelah utara : Desa Margacinta
4. Di sebelah selatan : Desa Batukaras

Sebelum kami menyusun Sejarah Desa Kertayasa, terlebih dahulu kami akan menggali atau menyusun asal mula adanya Desa kertayasa yaitu di dua daerah, yaitu Desa Karangpaci dan Desa Cibuluh dengan masing-masing kekuasaannya.

  1. DESA KARANGPACI

Desa Karangpaci membawahi 2 (dua) kampung yaitu Kampung Karangpaci dan Kampung Bantarkawung, berikut ini nama-nama para peminpin waktu itu.

  1. Bapak Adne              dari tahun       1778-1818
  2. Haji Musa                 dari tahun       1818-1853
  3. Bapak Raspian         dari tahun       1853-1883
  4. Bapak Adnan           dari tahun        1883-1908
  5. Bapak Madhali        dari tahun        1908-1917
  6. Bapak Tanuwiria     dari tahun        1917-1931
  1. DESA CIBULUH

Desa Cibuluh membawahi 2 (dua) Kampung yaitu Kampung Cibuluh dan Kampung Bugel, berikut ini nama-nama para peminpin waktu itu.

  1. Bapak Rentang                dari tahun      1779-1824
    2. Bapak Karsam                dari tahun       1824-1869
    3. Bapak Sayiem                 dari tahun       1869-1884
    4. Bapak Sastrawijaya       dari tahun       1884-1887
    5. Bapak Saldijam              dari tahun        1887-1902
    6. Bapak Jamon/Ino         dari tahun        1902-1906
    7. Bapak Sardian               dari tahun         1906-1915
    8. Bapak Mukri                  dari tahun        15-1919
    9. Bapak Rd.jaya K            dari tahun        1919-1923
    10. Bapak Atmawiria        dari tahun         1923-1931

Pada tahun 1931 ada perubahan setatus Desa, yaitu dengan penggabungan dua desa yaitu Desa Cibuluh dengan Desa Karangpaci dan diberi nama DESA KERTAYASA  atas jasanya Wedana Cijulang pada waktu itu yaitu Bapak Kartawijaya.

  1. DESA KERTAYASA
  2. Bapak Atmawiria            dari tahun 1931-1948
    2. Bapak Moh Sahroji        dari tahun 1948-1952
    3. Bapak M. Rapdian         dari tahun 1952-1967
    4. Bapak Sujai M                dari tahun 1967-1977
    5. Bapak M. Rahmat         dari tahun 1977-1979
    6. Bapak Suhaeli                dari tahun 1979-1988
    7. Bapak Urdi Suryadi      dari tahun 1988-1999
    8. Bapak Okos Kosasih     dari tahun 1999-2007
    9. Bapak Drs. Abdul Rohman    dari tahun 2007 – Sekarang
  3. ATMAWIRIA dari tahun 1931- 1948

Atas keputusan pemilihan Kepala Desa, Kepala Desa Cibuluh terpilih menjadi Kepala Desa Kertayasa yaitu Bapak Atmawiria dan kepala Desa Karangpaci terpilih menjadi Amil Desa Kertayasa yaitu Bapak Raden Jaya Kusumah, dan Desanya bertempat di Bantarkawung bekas Desa Karangpaci. Bapak Atmawiria berakhir masa jabatannya pada tahun 1948.

2.BAPAK Moh. SAROJI pada tahun 1948- 1952

Pada tahun 1948 Moh. Sahroji menggantikan Atmawiria sampai dengan tahun 1952 Desanya tetap di Bantarkawung.

Keadaan daerah mulai goncang karena adanya pengacau grombolan DI. TII sehingga masyarakat hidup tidak merasa aman.

3.BAPAK M. RAPDIAN dari tahun 1952- 1967

Bpk. Rapdian menggantikan Moh. Sahroji pada tanggal 12 maret 1952.asal dia polisi Desa dari tanngal 05-0-1945 sampai dengan tanggal 06-02-1950 selama 5 tahun menjabat menjadi polisi Desa.

Dari mulai tanggal 07-02-1950 sampai dengan 08-03-1952 selama 2 tahun menjabat juru tulis Desa.pada waktu itu gerombolan DI. TII, sudah merajalela rumah-rumah rakyat, gedung sekolah dibakar.kekayaan rakyat diambil oleh gerombolan sehingga pemerintah Desa bersama rakyatnya mengungsi ke Cijulang sampai tahun 1956.kembalinnya dari pengungsian pusat pemerintah Desa dipindahkan keTenjolaya bekas Desa Cibuluh dahulu.

Baru setelah reda gangguan gerombolan DI. TII, pemerintah beserta rakyatnya membangun desanya seperti pembuatan jalan Desa sampai 14 km dibangun dengan oprasi Kuda pawana tahun 1958 dan dibuatnya jembatan Ciawitali / jembatan Belly.

Pada tahun 1959 dibangun SD Kertayasa 1 permanen, tahun 1963 balai Desa Kertayasa dibangun kebali menjadi permnen, dan tahun 1964 membangun SD Kertayasa 2,dan tahun 1967 membangun mesjid Desa, dan pada tanggal 30 september 1965 terjadi gerakan G 30 SPKI, dan sebagian masyarakat terlibat, pada saat itu yang menjadi kepala Dusun Merjan yaitu Bapak Raup.

Akhirnya pada tanggal 1 maret 1967 M. Rapdian mengajajukan permohonan berhenti dari jabatannya setelah 14 tahun memimpin Desa yang penuh dengan liku-liku perjuangan fisik.

 

4.BAPAK SUJAI. M Tahun 1967-1977

Pada tanggal 02 November 1967 terpilih Bapak Sujai sebagai gantinya Bapak M. Rapdian beliau mulanya menjadi Guru.

Dalam melaksanakan pemerintahannya sesuai dengan tuntunan jaman terutama yang digariskan oleh pemerintah sejak tahun 1969.Dari hasil jasanya membuat 4 bangunan Madrasah Diniyah dilaksanakan oleh swadaya masyarakat dan perbaikan jalan Raya, sehingga bisa dipakai oleh kendaraan roda 4 maupun roda 2, bahkan sudah ada kendaraan umum jurusan dari Cibanten ke Cijulang melalui kertayasa, rata-rata dalam sehari 5 kendaraan penumpang. dari biaya yang digunakan untuk perbaikan jalan dapat subsidi dari pemerintah dan swadaya masyarakat.selain memperbaiki jalan juga memperbaiki jembatan dan membuat pasar Desa, pembiayaannya 75% dari swadaya masyarakat dan sisanya dari sumbangan pemerintah.

Disamping proyek Desa juga ada sebuah proyek Nasional yaitu proyek irigasi Merjan yang dibangun tahun 1971, ada lagi peristiwa yang penting dalam sejarah desa pada tanggal 03 juli 1971 dan pada tanggal 02 Mei 1977 hasilnya mencukupi pemerintah pada masa itu.akhirnya pada tanggal 25 September 1977 di terima dan kembali pada posisi semula bekerja sebagai karyawan pendidikan dasar ( guru ).

5.BAPAK S. RAHMAT dari tahun 1977-1979

Bpk. Rahmat yang semulanya karyawan Kecamatan Cijulang sesuai dengan SK Bupati Ciamis ditetapkan menjadi pejabat / kertiker kepala Desa Kertayasa selama 2 tahun.

Dalam melaksanakan pemerinahannya terutama dalam melaksanakan pembangunan fisik matrial mental spitual menyelsaikan pekerjan yang belum tuntas tahun 1977 sehingga pekerjaan sisa diselsaikan sampai tuntas.

6.BAPAK SUHAELI dari tahun 1979-1988

Pada tanggal 15 Januari 1979 terpilih Bapak Suhaeli sebagai gantinya Bapak S. Rahmat berasal dari pensiunan ABRI angkatan darat. Dalam melaksanakan tugasnya banyak sekali tantangan di masyarakat terutama masalah jalan rusak sehingga masyarakat berani menanam pohon pisang ditengah-tengah jalan.Ada beberapa bahan pemikiran kepala Desa yang baru untuk lebih meningkatkan kinerja kepala Desa.dalam melaksanakan tugasnya selama menjabat kepala Desa diantaranya:

  • Membangun 2 madrasah Diniyah yang dilaksanakan oleh swadaya masyarakat
  • Perbaikan saluran jalan dan perbaikan jalan yang dilaksanakan gotong royong masyarakat dan dibantu oleh subsidi pemerintah

Pemeliharaan jembatan Ciawitali secara terus menerus meskipun tiap tahun diajukan,disamping itu untuk penerangan di masyarakat ada sumbangan dari

  • pemerintah berupa listrik tenaga air yang lokasinya di Dusun Bantarkawung blok ciwangkal dan karangsari waktu itu belum ada listrik masuk ke Desa.
  • Pembuatan bangunan serba guna ukuran 4x9m permanen yang sekarang dipakai kantor BPD.
  • Peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Desa pada waktu itu pemerintahannya mengalami pemilihan umum 2x pemilu yaitu pada tanggal         1982 dan tnggal    tahun 1987.

 

 

7.BAPAK URDI SURYADI dari tahun 1988-1999

Setelah Bapak Suhaeli mengajukan permohonan berhenti dari jabatan kepala Desa kertayasa. SK pemberhentian no. tanggal 01-11-1988, digantikan oleh Bapak Urdi Suryadi yang jabatannya sebagai sekretaris Desa dan menjabat mulai dari juru tulis selama 27 tahun antara lain:

 

  • Diangkat juru tulis 2 dari tahun 1962 sampai dengan tahun 1965
  • Diangkat juru tulis 1 dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1985
  • Diangkat sekdes dari tahun 1985 sampai tahun 1988
  • Dan diangkat menjadi kepala Desa hasil pemilihan masyarakat berdasarkan SK Bupati Ciamis No 41 tanggal 11 November 1988.

Dalam melaksanakan tugasnya sebagai kepala Desa sangat berat tetepi sesuai dengan sumpah jabatan sebagai kepala Desa harus bertanggung jawab dihadapan masyarakat disampingnya dihadapan Alloh swt.

Melalui tugasnya dalam melaksanakan pembangunan fisik  mental spiritual yang sangat banyak dibutuhkan oleh masyarakat sebelum menguraikan hasil pembangunan selama menjabat kepala Desa mengenai keadaan Desa secara garis besar.Dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tuntunan jaman yang digariskan oleh pemerintah Orde baru melalui Repelita pelaksanaan pembangunannya di biayai dari pemerintah melalui bantuan langsung dan swadaya gotong royong masyarakat.sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang sangat dibutuhkan adalah sarana perhubungan dan sarana penerangan.

Pada dasarnya mengingat jalur jalan protocol yang panjangnya kurang lebih 7km ini merupakan jalur ekonomi yang terus menerus menjadi jalur lalulintas. Pada tahun 1992 bersama lembaga Desa BPD LKMD berusaha untuk pengaspalan secara bertahap, ruas jalan protokol ditambah jalan jurusan Dusun Merjan dapat segera dilaksanakan.

Untuk mengantisipasi agar jalan tidak cepat rusak segera keluarkan keputusan Desa bahwa roda 6 tidak diperbolehkan masuk kecuali kendaraan roda 4.disampingnya perbaikan jalan juga dibuatnya gorong-gorong disepanjang jalur jalan sebanyak 11 buah gorong-gorong.untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mengenai penerangan listrik alhamdullah pada tahun 1993 sampai 1994 Desa Kertayasa sebagian besar sudah menikmati penerangan lisrtik ( PLN).

Pada Masa Orde baru sudah ada mulai bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat Domba PKT, Ayam,alat-alat penyadapan kelapa dan bantuan sapi dari Presiden.dan untuk menunjang pembangunan ada sumbangan atau bantuan langsung dari pemerintah tiap tahun.ada lagi yang sangat penting dalam sejarah Desa ada pesta Demokrasi yaitu pemilihan umum mengalami 2x pemilu yaitu, pemilu tahun 1992 yang dilaksanakan tanggal 9 Juni 1992 dan pemilu tahun 1997 yang dilaksanakan tanggal         tahun 1997.

Disamping kegiatan pembanguna di Desa juga pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan di Dusun-Dusun antara lain pembuatan mesjid jame dan madrasah diniyah,di Dusun Cibuluh pembuatan jalan-jalan lingkungan yang ada di Dusun Margaluyu,Tenjolaya, Cibuluh, Merejan, Bugel, yang terasa manfaatnya oleh masyarakat.

Mulai mengenal Wisata Gren Canyon yang mulayanya menemukan wisata tersebut adalah Orang Amerika Gren Canyon adalah lembah hijau seperti yang ada di Amerika, penemuan itu pada tahun 1995.tadinya sungai cukang taneh ini tidak bias dipakai berenang rame-rame karena daerah ini angker ( kata bahasa sunda ) akhirnya dari tahun ketahun mulai ramai oleh pengunjung berwisata sehingga diambilalih ke pemda Ciamis.

 

Untuk memenuhi kebutuhan wisata membutuhkan tanah antara lain:

  • Tanah untuk dermaga
  • Tanah untuk perkantoran
  • Tanah untuk pertokoan
  • Tanah untuk parker kendaraan

Pemindahan kuburan dan tanah penggantian yang seluruhnya diganti rugi oleh pemerintah,tanah-tanah milik masyarakat disepanjang sungai Cijulang haruh dilestarikan, dihutan lindungkan, dari pinggir sungai tanah milik 50 m dan tanah pengangonan 100 m,sehingga seluruhnya:

  1. Tanah yang dipakai Dermaga, perkantoran, pertokoan dan tempat parkir kendaraan seluas 4.714m
  2. Tanah dipinggir sungai seluas 95.832m2

Setelah adanya wisata gren canyon ( cukang taneh ) penghidupan masyarakat terutama masyarakat Dusun Karangpaci lebih meningkat.

Luasnya wisata gren canyon perlu juga adanya wisata melalui jalan darat yang menuju Gua Bau dan kami merencanakan untuk membuat jalan menuju Gua Bau.

8.BAPAK OKOS KOSASIH dari tahun 1999-2007

Pada tahun 1999 terpilih Bapak Okos Kosasih sebagai gantinya Bapak Urdi Suryadi, beliau adalah pensiunan Danramil Kadugede Kuningan, aslinya masih penduduk Desa Kertayasa. Dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tuntuan jaman dimana revormasi ini segala sesuatu harus ditingkatkan sehingga pembangunan yang dihasilkan sebagai berikut:

  • Pelaksaan jalan di Gua Bau yang dibiayai oleh pemerintah melalui P3 DT dan swadaya masyarakat dengan cara gotong ronyong.
  • Pembentengan jalan Desa di lokasi Cibogo sepanjang 100/m darikiri dan kanan dengan biaya swadaya masyarakat.
  • Pengaspalan jalan Desa yang lokasinya ditanjakan-tanjakan yang sudah rusak dengan pembiayaan dari pemerintah tingkat 11 Ciamis dan swadaya masyarakat yang direncanakan 900 m sehingga mencapai 1190
  • Pembuatan lapang di Cirabangsa Bantarkawung dengan biaya swadaya masyarakat pekerjaanya mencapai 40% menghabiskan biaya 35.000.000 ( tiga puluh lima juta rupiah ).
  • Pembentengan jalan Ciawitali dan apabila turun hujan mengalami longsor dan sudah dipasang satu buah gorong-gorong.
  • Pembuatan jalan jurusan Cijulang lokasinya di Dusun Bugel sepanjang 750m dikerjakan dengan tenaga gotong royong masyarakat.
  • Taman kanak-kanak berdiri pada tahun 1995 dengn memakai bangunan darurat dan pada tahun 1996 bangunan permanen atas bantuan dari pendidikan pusat dengan biaya mencapai Rp 50.000.000.
  • Pembangunan Madrasah dan balai Dusun Tenjolaya dan menggunakan tanah Desa
  • Peristiwa penting dimana pemerintahanya mengalami pemilu tahun 2004 yaitu pemilu legislative yang dilaksanakan pada 5 Juli 2004.
  • Untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat pemerintah menyumbangkan dana melalui Raksa Desa ketiap-tiap kelompok sebanyak 8 kelompok,tiap kelompok sebesar Rp 7,500,000.jumlah sumbangan seluruhnya Rp 60,000,000.merupakan simpan pinjam dan harus digulirkan.
  • Penggilingan jalan Dusun Merjan sepanjang 2 km dilaksanakan swadaya masyarakat dan subsidi dari pemerintah dari ADD sebesar Rp 50,000,000.
  • Ajuan listrik masuk Desa melalui Pra KS dan KS 1 sebanyak 335 konsumen pencapainya baru sampai pemasang jalur.
  • Untuk penertiban kendaraan aparat Desa terutama motor telah dibuat parkir motor ukuran 1⅓x8m.
  • Untuk lebih nyaman dalam melaksanakan tugas aparat Desa,kantor Desa diperbaiki sehingga memadai / layak untuk melayani masyarakat.
  • jembatan Belly Ciawatali menjadi jembatan permanen yang dibiayai oleh pemerintah, sebab tidak mungkin kalau dilaksanakan oleh swadaya masyarakat karena biayanya sangat besar.

9.BAPAK Drs. ABDUL ROHMAN (dari tahun 2007 sampai sekarang)

  • Mendapatkan program P2IP yaitu pengaspalan jalan desa dari Dusun Karangpaci sampai perbatasan dusun cibuluh sepanjang 3,5 km
  • Masuknya program Rekompak yaitu pengaspalan jalan sepanjang 2,4 km dari dusun Merjan sampai ke depan Kantor Desa dan Di Dusun Bugel sepanjang 750 meter dan di dusun Cibuluh mempunyai sarana air bersih sehingga walaupun kemarau panjang di Cibuluh tidak kekurangan air bersih.
  • Masuknya program PNPM Kelautan dan Perikanan sehingga Desa Kertayasa mempunyai 2 kelompok perikanan yaitu kelompok Mina Kawung dan Kawung Sari keduanya berlokasi di Dusun Bantarkawung
  • Desa Kertayasa Mempunyai Kelompok Wisata Body Rafting sehingga menambah PAD Desa.
  • Realisasi program Listrik Pra KS sebanyak 40 KK
  • Perbaikan jalan Desa dari Dusun Tenjolaya sampai batas Desa Cibanten sepanjang 3,3 km
  • Membuat akses-ases jalan untuk Pariwisata Desa

Demikian Sejarah Desa Kertayasa yang di muat secara garis besarnya saja,